Tampilkan postingan dengan label muslim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label muslim. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Oktober 2015

Proposal Penggalangan Dana Pembangunan Masjid Al Muttaqin - Medio Raya - Batam


Batam, 24 November 2015

No : 021/Al-Muttaqin/BTM/XI/2015
Lamp : 1 (satu) bundel
Hal : Permohonan Alokasi Bantuan Untuk Pembangunan Masjid Al Muttaqin


Kepada Yth.
Bapak / Ibu Saudara/Saudari Kaum Muslimin/Muslimat
Di –
Tempat





Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Dengan hormat,
Innalhamda lillah. Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, sholawat beriring salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, dan tak lupa do’a semoga Bapak/Ibu beserta staff dalam keadaan sehat wal afiat, serta sukses dalam menjalankan aktivitas kesehariannya. Amin.

Sehubungan dengan adanya kegiatan pembangunan Masjid Al Muttaqin di Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Batam, yang sesuai perencanaan awal Insya Allah membutuhkan dana sebesar Rp 1,407,926,426,- (Satu Milyar Empat Ratus Tujuh Juta Sembilan Ratus Dua Puluh Enam Ribu Empat Ratus Dua Puluh Enam Rupiah) dengan rincian dana terlampir, untuk itu kami dari Panitia Pembangunan Masjid Al Muttaqin mengharapkan kepada Bapak/Ibu kaum muslimin / muslimat untuk ikut serta berpartisipasi dalam mengembangkan dakwah dan syiar Islam melalui penggalangan dana untuk pembangunan Masjid Al Muttaqin sebagai amal jariyah kita bersama.

Demikian surat permohonan bantuan pembangunan masjid ini kami sampaikan sebagai acuan, semoga cepat terealisasinya Pembangunan Masjid Al Muttaqin sampai tahap sempurna. Atas segala perhatian, pertimbangan serta bantuan Bapak/Ibu kami menghaturkan ribuan terima kasih. Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Hormat kami,
Panitia Pembangunan & Perluasan
Masjid Al Muttaqin






= Nanang Supriyanto = +++++++++++ = Susanto = ++++++++++++ = Sudarmono =
====Takmir Masjid============ Ketua Pembangunan ========== Sekretaris ==



Mengetahui,
Yayasan Al-Muttaqin Medio Raya Batam






= M. Ismutorikkusa’ban =
Ketua




MUKADIMAH

Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Sesungguhnya segala puji hanyalah milik Allah SWT. Kita memohon pertolongan-Nya dan ampunan serta perlindungan-Nya dari segala keburukan dan kelemahan. Barangsiapa yang diberi hidayah-NYA, tidak ada sesuatu pun yang dapat menghalangi, dan barangsiapa yang tidak mendapat hidayah, tidak ada sesuatu pula yang mampu menunjukinya. Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan yang benar untuk diibadahi selain Allah saja, tiada ada sekutu bagi-Nya dan saya bersaksi bahwa Muhammad Shallalahu alaihi wa sallam adalah hamba dan utusan-Nya.

Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk muslim Medio Raya dan dalam rangka kebutuhan pembangunan Masjid Al Muttaqin, kami selaku pengurus mengajak Bapak/Ibu/Saudara/i, untuk membantu baik dari segi materiil maupun non materiil demi terbangunnya Masjid Al Muttaqin di Perumahan Medio Raya – Tembesi – Batam.

Bersama ini kami sampaikan proposal singkat ke hadapan Bapak dan Ibu, dengan maksud sebagai media untuk menjelaskan rencana pembangunan Masjid Al Muttaqin di Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam. Tentunya kami berharap, partisipasi nyata berupa dukungan moril dan materiil, sebagai salah satu amal jariyah bagi Bapak dan Ibu. Kami berdo’a, semoga keikhlasan Bapak dan Ibu menjadi jalan menuju ketaqwaan dan Insya Allah Bapak dan Ibu termasuk golongan orang-orang yang sesuai dengan hadits Nabi yaitu: orang-orang yang akan dibangunkan sebuah istana di surga-Nya Allah, karena telah membangun rumah Allah di muka bumi ini. Amiin Yaa Rabbal’alamin.

Billahittaufiq wal hidayah
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh



A. WAKTU DAN TEMPAT PEMBANGUNAN MASJID

Dengan rahmat dan hidayah dari Allah SWT, InsyaAllah pelaksanaan kegiatan pembangunan Masjid Al Muttaqin di Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Batam sudah mulai dilaksanakan pada Hari Ahad (Minggu), Tanggal 25 Juli 2010 bertepatan dengan tanggal 13 Sya'ban 1431 H.

Alhamdulillah dengan swadaya masyarakat muslim Medio Raya, saat ini sudah berhasil terbangun bangunan seluas 9m x 6m yang digunakan sebagai bangunan masjid sementara sekaligus sebagai ruang TPQ dan ruang serbaguna masyarakat muslim perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Batam.

Sedangkan untuk pembangunan Masjid Al Muttaqin masih dalam tahap awal pembangunan dengan mengharap bantuan donasi / infak / sedekah / hibah dari masyarakat muslim dan dari berbagai instansi di kota Batam dan daerah lainnya yang sistemnya tidak mengikat.

B. LEGALITAS

1. Surat Rekomendasi Pendirian Mesjid dari Kelurahan Tembesi – Kecamatan Sagulung – Kota Batam
Nomor : 072 / TBS-11.001/VII/2012
Tanggal : 02 Juli 2012


2. Akta Notaris YAYASAN “AL-MUTTAQIN MEDIO RAYA BATAM”
Akta Pendirian : No.12
Tanggal : 26 Juni 2012
Notaris : DIDIK PONCO SULISTYONO, SH., M.Kn.


C. SEKRETARIAT
Perumahan Medio Raya Blok B2 No.6 RW.24
Kelurahan Tembesi - Kecamatan Sagulung
Kota Batam – Kepulauan Riau – Indonesia (29434)
Hp. +6281377744845 + 6281371090660 Fax +62778 – 391515
Email : masjid.almuttaqin@ymail.com
http://masjidbatam.blogspot.com/


D. PETA LOKASI MASJID AL MUTTAQIN



E. PANITIA PEMBANGUNAN & PERLUASAN MASJID AL MUTTAQIN

1. Dewan Pelindung :
a) Camat Sagulung
b) Lurah Tembesi


2. Dewan Penasehat :
a) Ketua Yayasan Al Muttaqin Medio Raya Batam
b) Ketua Takmir Masjid Al Muttaqin
c) RW.24 Kel. Tembesi
d) RT.01, RT.02 dan RT.03 RW.24 Kel. Tembesi


3. Ketua : Susanto Hp 081372686788

4. Sekretaris :
a) Sudarmono
b) Julhadi Hp 081364729431
c) Kadi Hp 085765565155


5. Bendahara :
a) Suyitno Hp 085264261744
b) Sukamto
c) M. Ali Syahbana Hp 085264433733


Seksi-Seksi:

1. Seksi Perencanaan / Pembangunan :
a) Heru
b) Hadiyanto


2. Seksi Akomodasi / Perlengkapan :
a) Nanang Hp 081371090660
b) Taryanto


3. Seksi Anggaran / Pendanaan :
a) Heri Rusyanto Hp 081277700813
b) Joni Afrikal


4. Seksi Mobilisasi Kerja :
a) Sutrisno
b) Sureno


F. SUMBER DANA DAN RENCANA ANGGARAN

Biaya pembangunan Masjid Al Muttaqin bersumber dari donasi / infak / sedekah / hibah dari masyarakat muslim dan dari berbagai instansi di kota Batam dan kota lainnya yang sistemnya tidak mengikat, antara lain:

1. Umat Muslim Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Batam.
2. Dermawan / Dermawati.
3. Instansi-instansi pemerintah.
4. Organisasi Sosial Masyarakat.
5. LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat).
6. Ormas Islam.
7. dan lain-lain.


Estimasi anggaran biaya pembangunan masjid Al Muttaqin diperkirakan akan membutuhkan dana sebesar Rp 1,407,926,426,- (Satu Milyar Empat Ratus Tujuh Juta Sembilan Ratus Dua Puluh Enam Ribu Empat Ratus Dua Puluh Enam Rupiah).



Dokumentasi Progress Tahap Awal Pembangunan Sampai Dengan 24 November 2015 (Pengecoran Beton Tapak Cakar Ayam) Bakal Bangunan Masjid Al Muttaqin Perumahan Medio Raya - Batam (Masih Membutuhkan Dukungan dan Support Dana Guna Terus Melanjutkan Pembangunan Hingga Tahap Sempurna)

https://youtu.be/r1D1ozbciw8







H. PENUTUP

Demikian proposal pembangunan & perluasan Masjid Muttaqin ini disampaikan dengan harapan semoga terwujudnya Masjid Al-Muttaqin dapat menjadi sarana untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Alloh SWT bagi umat Islam, khususnya bagi warga muslim Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam dan masyarakat sekitarnya. Peran dan partisipasi dari semua pihak sangat diharapkan agar rencana dan pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lancar. Akhirnya, semoga amal ibadah kita dapat diterima Alloh SWT. Amien.

Dengan mengharapkan Karunia dan Rahmat ALLAH SWT., serta bertawasul kepada sang Nabi Penutup, Rasulullah SAW., beserta ahli baitnya As., Kami mengetuk hati para Dermawan Muslimin dan Muslimat, untuk turut membantu Pembangunan Masjid Al Muttaqin. Semoga kemurahan hati & keikhlasan Bapak/Ibu menjadi jalan menuju ketaqwaan, mendapat ridho-Nya serta mendapat balasan pahala yang berlipat dari ALLAH SWT., Amin Yaa Robbal ' Alamin

Terima kasih. Jazakumullahu khairon katsiro.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

















Salam From Batam Island by :
Master Internet Marketer Indonesia
http://momoncomputer.blogspot.com/




Lelang amal jariyah, infak, infaq, shodaqoh, sedekah, zakat, wakaf, pembangunan masjid, pembangunan Masjid, masjid batam, Masjid batam, muslim, Moslem, panitia pembangunan Masjid batam, panitia pembangunan masjid batam, medio raya, tembesi, trans barelang, kepri, kepulauan riau, Indonesia, asia, asian, muallaf, muslimah, sholeh, sholehan, kurban, qurban, hijab, jilbab, muslimah, amal jariyah, masjid batam, batam mosque, musholla batam, langgar batam, mesjid batam, infak, infaq, shodaqoh, sedekah, zakat, wakaf, bantuan, donasi, donator, belajar, pengajar, guru, musala, mushalla, musola, Moslem, tembesi, pembangunan, mesjid, amal ibadah, sumbangan, Waqaf, mushola, muallaf, ustadz, ustadzah, kyai, bimbingan, agama, dien, muslimah, annisa, kiblat, pengajian, halaqoh, ta’aruf, doa, mustajab, social, sosial, asia, asian, brain, himpunan, forum, penggemar, persaudaraan, ukhuwah, islamiyah, hafiz, al-Qur’an, Hadits, malaikat, tuhan, angel, god, penghijauan, global, warming, pemanasan, melayu, malay, orang, wong, jowo, jawa, keturunan, asli, tobat, taubat, ikhtiar, usaha, rumah ibadah, tempat ibadah, pray, prayer, merdeka, freedom, top, jempol, jempoler, suka, keislaman, silaturahmi, forum, kajian, tafsir, arab, Arabic, asia, asian, Singapore, singapura, Malaysia, Malaysian, malay, melayu, Singaporean, muslimah, sorban, impian, mimpi, cita-cita, angan-angan, ustadz, ustadzah, waralaba, franchise, untung, rugi, bisnis, dermawan, hartawan, murah hati, rakyat, masyarakat, halal, batam, mosque, musholla, langgar, surau, masjid, zakat, infak, infaq, shodaqoh, sedekah, mushala, muslim, Islam, barelang, kepri, kepulauan riau, wakaf, amal jariyah, Mesjid, bansos, bantuan sosial, fitri, fitrah, kurban, qurban, Idhul Adha, Idhul Fitri, Fitrah,Tips, Alasan, Trik, Ide, Cara, Prinsip, Fakta, Rahasia, Strategi,

Sabtu, 27 Oktober 2012

Gurindam 12 - Raja Ali Haji


 

Gurindam 12 - Raja Ali Haji


Gurindam I
Ini gurindam pasal yang pertama

Barang siapa tiada memegang agama,
sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.
Barang siapa mengenal yang empat,
maka ia itulah orang ma'rifat
Barang siapa mengenal Allah,
suruh dan tegahnya tiada ia menyalah.
Barang siapa mengenal diri,
maka telah mengenal akan Tuhan yang bahari.
Barang siapa mengenal dunia,
tahulah ia barang yang terpedaya.
Barang siapa mengenal akhirat,
tahulah ia dunia mudarat.

(Gurindam 12 - Raja Ali Haji)

                                                               
Gurindam II
Ini gurindam pasal yang kedua

Barang siapa mengenal yang tersebut,
tahulah ia makna takut.
Barang siapa meninggalkan sembahyang,
seperti rumah tiada bertiang.
Barang siapa meninggalkan puasa,
tidaklah mendapat dua temasya.
Barang siapa meninggalkan zakat,
tiadalah hartanya beroleh berkat.
Barang siapa meninggalkan haji,
tiadalah ia menyempurnakan janji.

(Gurindam 12 - Raja Ali Haji)



Gurindam III
Ini gurindam pasal yang ketiga:

Apabila terpelihara mata,
sedikitlah cita-cita.
Apabila terpelihara kuping,
khabar yang jahat tiadalah damping.
Apabila terpelihara lidah,
nescaya dapat daripadanya faedah.
Bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
daripada segala berat dan ringan.
Apabila perut terlalu penuh,
keluarlah fi'il yang tiada senonoh.
Anggota tengah hendaklah ingat,
di situlah banyak orang yang hilang semangat
Hendaklah peliharakan kaki,
daripada berjalan yang membawa rugi.

(Gurindam 12 - Raja Ali Haji)



Gurindam IV
Ini gurindam pasal yang keempat:

Hati kerajaan di dalam tubuh,
jikalau zalim segala anggota pun roboh.
Apabila dengki sudah bertanah,
datanglah daripadanya beberapa anak panah.
Mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
di situlah banyak orang yang tergelincir.
Pekerjaan marah jangan dibela,
nanti hilang akal di kepala.
Jika sedikitpun berbuat bohong,
boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.
Tanda orang yang amat celaka,
aib dirinya tiada ia sangka.
Bakhil jangan diberi singgah,
itupun perampok yang amat gagah.
Barang siapa yang sudah besar,
janganlah kelakuannya membuat kasar.
Barang siapa perkataan kotor,
mulutnya itu umpama ketur.
Di mana tahu salah diri,
jika tidak orang lain yang berperi.

(Gurindam 12 - Raja Ali Haji)



Gurindam V
Ini gurindam pasal yang kelima:

Jika hendak mengenal orang berbangsa,
lihat kepada budi dan bahasa,
Jika hendak mengenal orang yang berbahagia,
sangat memeliharakan yang sia-sia.
Jika hendak mengenal orang mulia,
lihatlah kepada kelakuan dia.
Jika hendak mengenal orang yang berilmu,
bertanya dan belajar tiadalah jemu.
Jika hendak mengenal orang yang berakal,
di dalam dunia mengambil bekal.
Jika hendak mengenal orang yang baik perangai,
lihat pada ketika bercampur dengan orang ramai.

(Gurindam 12 - Raja Ali Haji)



Gurindam VI
Ini gurindam pasal yang keenam:

Cahari olehmu akan sahabat,
yang boleh dijadikan obat.
Cahari olehmu akan guru,
yang boleh tahukan tiap seteru.
Cahari olehmu akan isteri,
yang boleh menyerahkan diri.
Cahari olehmu akan kawan,
pilih segala orang yang setiawan.
Cahari olehmu akan abdi,
yang ada baik sedikit budi,

(Gurindam 12 - Raja Ali Haji)



Gurindam VII
Ini Gurindam pasal yang ketujuh:

Apabila banyak berkata-kata,
di situlah jalan masuk dusta.
Apabila banyak berlebih-lebihan suka,
itulah tanda hampir duka.
Apabila kita kurang siasat,
itulah tanda pekerjaan hendak sesat.
Apabila anak tidak dilatih,
jika besar bapanya letih.
Apabila banyak mencela orang,
itulah tanda dirinya kurang.
Apabila orang yang banyak tidur,
sia-sia sahajalah umur.
Apabila mendengar akan khabar,
menerimanya itu hendaklah sabar.
Apabila menengar akan aduan,
membicarakannya itu hendaklah cemburuan.
Apabila perkataan yang lemah-lembut,
lekaslah segala orang mengikut.
Apabila perkataan yang amat kasar,
lekaslah orang sekalian gusar.
Apabila pekerjaan yang amat benar,
tidak boleh orang berbuat onar.

(Gurindam 12 - Raja Ali Haji)



Gurindam VIII
Ini gurindam pasal yang kedelapan:

Barang siapa khianat akan dirinya,
apalagi kepada lainnya.
Kepada dirinya ia aniaya,
orang itu jangan engkau percaya.
Lidah yang suka membenarkan dirinya,
daripada yang lain dapat kesalahannya.
Daripada memuji diri hendaklah sabar,
biar pada orang datangnya khabar.
Orang yang suka menampakkan jasa,
setengah daripada syirik mengaku kuasa.
Kejahatan diri sembunyikan,
kebaikan diri diamkan.
Keaiban orang jangan dibuka,
keaiban diri hendaklah sangka.

(Gurindam 12 - Raja Ali Haji)


Gurindam IX
Ini gurindam pasal yang kesembilan:

Tahu pekerjaan tak baik,
tetapi dikerjakan,
bukannya manusia yaituiah syaitan.
Kejahatan seorang perempuan tua,
itulah iblis punya penggawa.
Kepada segaia hamba-hamba raja,
di situlah syaitan tempatnya manja.
Kebanyakan orang yang muda-muda,
di situlah syaitan tempat berkuda.
Perkumpulan laki-laki dengan perempuan,
di situlah syaitan punya jamuan.
Adapun orang tua yang hemat,
syaitan tak suka membuat sahabat
Jika orang muda kuat berguru,
dengan syaitan jadi berseteru.

(Gurindam 12 - Raja Ali Haji)


Gurindam X
Ini gurindam pasal yang kesepuluh:

Dengan bapak jangan durhaka
supaya Allah tidak murka.
Dengan ibu hendaklah hormat
supaya badan dapat selamat.
Dengan anak janganlah lalai
supaya dapat naik ke tengah balai.
Dengan istri dan gundik janganlah alpa
supaya kemaluan jangan menerpa.
Dengan kawan hendaklah adil
supaya tangannya jadi kapil.

(Gurindam 12 - Raja Ali Haji)


Gurindam XI
Ini gurindam pasal yang kesebelas:

Hendaklah berjasa,
kepada yang sebangsa.
Hendaklah jadi kepala,
buang perangai yang cela.
Hendaklah memegang amanat,
buanglah khianat.
Hendak marah,
dahulukan hujjah.
Hendak dimalui,
jangan memalui.
Hendak ramai,
murahkan perangai.

(Gurindam 12 - Raja Ali Haji)


Gurindam XII
Ini gurindam pasal yang keduabelas:

Raja mufakat dengan menteri,
seperti kebun berpagarkan duri.
Betul hati kepada raja,
tanda jadi sebarang kerja.
Hukum adil atas rakyat,
tanda raja beroleh inayat.
Kasihkan orang yang berilmu,
tanda rahmat atas dirimu.
Hormat akan orang yang pandai,
tanda mengenal kasa dan cindai.
Ingatkan dirinya mati,
itulah asal berbuat bakti.
Akhirat itu terlalu nyata,
kepada hati yang tidak buta.

(Gurindam 12 - Raja Ali Haji)



Senin, 08 Oktober 2012

Proposal Program Pembangunan Awal Masjid Al Muttaqin Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Batam – Kepri (Kepulauan Riau) – Indonesia



Proposal Program Pembangunan Awal Masjid Al Muttaqin Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Batam – Kepri (Kepulauan Riau) – Indonesia

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Dengan hormat,

Innalhamda lillah. Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, sholawat beriring salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, dan tak lupa do’a semoga Bapak / Ibu dalam keadaan sehat wal afiat, serta sukses dalam menjalankan aktivitas kesehariannya. Amin.

Sehubungan dengan adanya kegiatan pembangunan Masjid Al Muttaqin di Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Batam, yang sesuai perencanaan awal Insya Allah membutuhkan dana sebesar Rp 1.555.992.500,- (Satu Milyar Lima Ratus Lima Puluh Lima Juta Sembilan Ratus Sembilan Puluh Dua Ribu Lima Ratus Rupiah) dengan rincian dana terlampir, untuk itu kami dari Panitia Pembangunan Masjid Al Muttaqin mengharapkan kepada Bapak / Ibu, kaum muslimin / muslimat untuk ikut serta berpartisipasi dalam mengembangkan dakwah dan syiar Islam melalui penggalangan dana untuk pembangunan Masjid Al Muttaqin sebagai amal jariyah kita bersama.

Demikian surat permohonan bantuan dana ini kami sampaikan sebagai acuan, semoga cepat terealisasinya Pembangunan Masjid Al Muttaqin sampai tahap sempurna. Atas segala perhatian, pertimbangan serta bantuan Bapak/Ibu kami menghaturkan ribuan terima kasih.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Hormat kami,

Panitia Pembangunan Masjid Al Muttaqin Perumahan Medio Raya – Trans Barelang – Batam,

Ketua

M. Ismu Torik

MUKADIMAH

Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Sesungguhnya segala puji hanyalah milik Allah SWT. Kita memohon pertolongan-Nya dan ampunan serta perlindungan-Nya dari segala keburukan dan kelemahan. Barangsiapa yang diberi hidayah-NYA, tidak ada sesuatu pun yang dapat menghalangi, dan barangsiapa yang tidak mendapat hidayah, tidak ada sesuatu pula yang mampu menunjukinya. Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan yang benar untuk diibadahi selain Allah saja, tiada ada sekutu bagi-Nya dan saya bersaksi bahwa Muhammad Shallalahu alaihi wa sallam adalah hamba dan utusan-Nya.

Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk muslim Medio Raya dan dalam rangka kebutuhan pembangunan Masjid Al Muttaqin, kami selaku pengurus mengajak Bapak/Ibu/Saudara/i, untuk membantu baik dari segi materil maupun non materil demi terbangunnya Masjid Al Muttaqin di Perumahan Medio Raya – Tembesi – Batam.

Bersama ini kami sampaikan proposal singkat ke hadapan Bapak dan Ibu, dengan maksud sebagai media untuk menjelaskan rencana pembangunan Masjid Al Muttaqin di Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam. Tentunya kami berharap, partisipasi nyata berupa dukungan moril dan materiil, sebagai salah satu amal jariyah bagi Bapak dan Ibu. Kami berdo’a, semoga keikhlasan Bapak dan Ibu menjadi jalan menuju ketaqwaan dan Insya Allah Bapak dan Ibu termasuk golongan orang-orang yang sesuai dengan hadits Nabi yaitu: orang-orang yang akan dibangunkan sebuah istana di surga-Nya Allah, karena telah membangun rumah Allah di muka bumi ini. Amiin Yaa Rabbal’alamin.

Billahittaufiq wal hidayah

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh



A. WAKTU DAN TEMPAT PEMBANGUNAN MASJID

Dengan rahmat dan hidayah dari Allah SWT, InsyaAllah pelaksanaan kegiatan pembangunan Masjid Al Muttaqin di Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Batam sudah mulai dilaksanakan pada Hari Ahad (Minggu), Tanggal 25 Juli 2010 bertepatan dengan tanggal 13 Sya'ban 1431 H.

Alhamdulillah dengan swadaya masyarakat muslim Medio Raya, saat ini sudah berhasil terbangun bangunan seluas 9m x 6m yang digunakan sebagai bangunan masjid sementara sekaligus sebagai ruang TPQ dan ruang serbaguna masyarakat muslim perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Batam.

Sedangkan untuk pembangunan Masjid Al Muttaqin masih dalam tahap awal pembangunan dengan mengharap bantuan donasi / infak / sedekah / hibah dari masyarakat muslim dan dari berbagai instansi di kota Batam dan kota lainnya yang sistemnya tidak mengikat.

B. LEGALITAS Masjid Al Muttaqin Perumahan Medio Raya - Batam

1. Surat Rekomendasi Pendirian Mesjid dari Kelurahan Tembesi – Kecamatan Sagulung – Kota Batam

Nomor : 072 / TBS-11.001/VII/2012

Tanggal : 02 Juli 2012

2. Akta Notaris YAYASAN “AL-MUTTAQIN MEDIO RAYA BATAM”

Akta Pendirian : No.12

Tanggal : 26 Juni 2012

Notaris : DIDIK PONCO SULISTYONO, SH., M.Kn.

3. SK Menkumham : AHU-243.AH.02.01.TAHUN 2011

Tanggal : 13 April 2011

C. SEKRETARIAT

Masjid Al Muttaqin Perumahan Medio Raya RT.07 RW.14 Kelurahan Tembesi - Kecamatan Sagulung Kota Batam – Kepulauan Riau – Indonesia (29434) Hp. +6281377744845 Fax +62778 – 391515 Email : masjid.almuttaqin@ymail.com

http://masjidbatam.blogspot.com/

Gambar bangunan Masjid Sementara dengan ukuran 9m x 6m yang digunakan sebagai Bangunan Masjid Sementara sekaligus sebagai ruang TPQ dan ruang serbaguna masyarakat muslim perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Batam.

Gambar Tanah Kosong di Samping Bangunan Masjid Sementara, Lokasi Tempat Akan dibangunnya Masjid Al Muttaqin Dengan ukuran keseluruhan tanah 40m x 22m .

D. PETA LOKASI MASJID AL MUTTAQIN

Perumahan Medio Raya RT.07 RW.14 Kelurahan Tembesi Kecamatan Sagulung Kota Batam – Kepulauan Riau – Indonesia (29434)




E. PANITIA PEMBANGUNAN MASJID AL MUTTAQIN

Dewan Pembina & Penasihat

Bpk. Hanif Tarmizi

Ketua

Bpk.M. Ismu Torik

Wakil Ketua

Bpk. Afrizal

Sekretaris

I. Bpk. Heri Ruswanto

II. Bpk. Julhadi

Bendahara

I. Bpk. Hardin

II. Bpk. Ali

Bidang Tabligh & Taklim

Bpk. Safei

Bpk. Dawam

Bidang Tarbiyah & Dauroh

Bpk. Nanang

Bpk. Joko

Bidang Sosial & Ekonomi

Bpk. Suyitno

Bpk. Sungkono

Bpk. Riyadi

Bidang Informasi & Komunikasi

Bpk. P.Vini

Bpk. Sutrisno

Bidang Khusus PHBI (Peringatan Hari Besar Islam)

Bpk. Karyanto

Bpk. Sukamto

Bidang Khusus Pembangunan Masjid

Bpk. Imam Sanyoso

Bpk. Adlin



F. SUMBER DANA DAN RENCANA ANGGARAN

Biaya pembangunan Masjid Al Muttaqin bersumber dari donasi / infak / sedekah / hibah dari masyarakat muslim dan dari berbagai instansi di kota Batam dan kota lainnya yang sistemnya tidak mengikat, antara lain:

1. Umat Muslim Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Batam.

2. Dermawan / Dermawati.

3. Instansi-instansi pemerintah.

4. Organisasi Sosial Masyarakat.

5. LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat).

6. Ormas Islam.

7. dan lain-lain.

Estimasi anggaran biaya pembangunan masjid Al Muttaqin diperkirakan akan membutuhkan dana sebesar Rp 1.555.992.500,- (Satu Milyar Lima Ratus Lima Puluh Lima Juta Sembilan Ratus Sembilan Puluh Dua Ribu Lima Ratus Rupiah).

Rencana Anggaran Biaya Pembangunan Masjid Al Muttaqin

GAMBAR TAMPAK DEPAN (Draft Gambar Masjid Al Muttaqin)

GAMBAR TAMPAK SAMPING (Draft Gambar Masjid Al Muttaqin)

GAMBAR DENAH PEMBALOKAN LANTAI 1 (Draft Gambar Masjid Al Muttaqin)

GAMBAR DENAH LANTAI 2 (Draft Gambar Masjid Al Muttaqin)

H. PENUTUP

Demikian proposal pembangunan Masjid Muttaqin ini disampaikan dengan harapan semoga terwujudnya Masjid Al-Muttaqin dapat menjadi sarana untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Alloh SWT bagi umat Islam, khususnya bagi warga muslim Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam dan masyarakat sekitarnya. Peran dan partisipasi dari semua pihak sangat diharapkan agar rencana dan pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lancar. Akhirnya, semoga amal ibadah kita dapat diterima Alloh SWT. Amien.

Dengan mengharapkan Karunia dan Rahmat ALLAH SWT., serta bertawasul kepada sang Nabi Penutup, Rasulullah SAW., beserta ahli baitnya As., Kami mengetuk hati para Dermawan Muslimin dan Muslimat, untuk turut membantu Pembangunan Masjid Al Muttaqin. Semoga kemurahan hati & keikhlasan Bapak dan Ibu menjadi jalan menuju ketaqwaan, mendapat ridho-Nya serta mendapat balasan pahala yang berlipat dari ALLAH SWT., Amin Yaa Robbal ' Alamin

Terima kasih. Jazakumullahu khairon katsiro.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Hormat kami,

Panitia Pembangunan Masjid Al Muttaqin
Perumahan Medio Raya – Trans Barelang - Batam

Ketua

M. Ismu Torik


Salam Sukses By:
Master Internet Marketer Indonesia

http://momoncomputer.blogspot.com/



Masjid Raya Batam, Batam Grand Mosque, Masjid Agung Batam, Masjid Batam, Batam Mosque, Batam, muslim, muslimah, muallaf, Moslem, Islam, Zakat, Infak, Sedekah, Shodaqoh, Sumbangan, Proposal, Pembangunan, Masjid Batam, batam mosque, Tembesi, Sagulung, Kepri, Kepulauan Riau, Masjid Besar Batam, Masjid Jami Batam, amil zakat, amal jariyah, amal ibadah, tempat ibadah batam, kiblat batam, tempat sholat batam, sujud batam, syukur batam, Batu Aji, Barelang, Batam Rempang Galang, Relang, Trans Barelang, Batamindo, Muka Kuning, ATB Batam, Adhya Tirta Batam, Bright PLN Batam, Listrik Batam, Air Bersih Batam, Pemko Batam, Pemerintah Kota Batam, OB, Otorita Batam, BP Batam, Pembangunan Batam, Medio Raya, syiar islam, dakwah islam, Nagoya, baloi, batam center, musholla batam, mushola batam, BIC, McConnell, McDermott, Galangan Kapal, Shipyard

Selasa, 15 November 2011

Islam di Indonesia




ISLAM DI INDONESIA


Islam di Indonesia merupakan mayoritas terbesar ummat Muslim di dunia. Ada sekitar 85,2% atau 199.959.285 jiwa dari total 234.693.997 jiwa penduduk. Walau Islam menjadi mayoritas, namun Indonesia bukanlah negara yang berasaskan Islam.


Sejarah masuknya Islam

Penyebaran Islam (1200 - 1600)
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Penyebaran Islam di Indonesia (1200 – 1600)

Berbagai teori perihal masuknya Islam ke Indonesia terus muncul sampai saat ini. Fokus diskusi mengenai kedatangan Islam di Indonesia sejauh ini berkisar pada tiga tema utama, yakni tempat asal kedatangannya, para pembawanya, dan waktu kedatangannya. Mengenai tempat asal kedatangan Islam yang menyentuh Indonesia, di kalangan para sejarawan terdapat beberapa pendapat.

Ahmad Mansur Suryanegara mengikhtisarkannya menjadi tiga teori besar. Pertama, teori Gujarat, India. Islam dipercayai datang dari wilayah Gujarat – India melalui peran para pedagang India muslim pada sekitar abad ke-13 M.

Kedua, teori Makkah. Islam dipercaya tiba di Indonesia langsung dari Timur Tengah melalui jasa para pedagang Arab muslim sekitar abad ke-7 M.

Ketiga, teori Persia. Islam tiba di Indonesia melalui peran para pedagang asal Persia yang dalam perjalanannya singgah ke Gujarat sebelum ke nusantara sekitar abad ke-13 M. Melalui Kesultanan Tidore yang juga menguasai Tanah Papua, sejak abad ke-17, jangkauan terjauh penyebaran Islam sudah mencapai Semenanjung Onin di Kabupaten Fakfak, Papua Barat
.
Kalau Ahli Sejarah Barat beranggapan bahwa Islam masuk di Indonesia mulai abad 13 adalah tidak benar, HAMKA berpendapat bahwa pada tahun 625 M sebuah naskah Tiongkok mengkabarkan bahwa menemukan kelompok bangsa Arab yang telah bermukim di pantai Barat Sumatera (Barus). Pada saat nanti wilayah Barus ini akan masuk ke wilayah kerajaan Sriwijaya
.
Pada tahun 674M semasa pemerintahan Khilafah Islam Utsman bin Affan, memerintahkan mengirimkan utusannya (Muawiyah bin Abu Sufyan) ke tanah Jawa yaitu ke Jepara (pada saat itu namanya Kalingga). Hasil kunjungan duta Islam ini adalah raja Jay Sima ptra [Sima dari Kalingga masuk Islam.

Pada tahun 718M raja Srivijaya Sri Indravarman setelah kerusuhan Kanton juga masuk Islam pada masa khalifah Umar bin Abdul Aziz (Dinasti Umayyah).


Sanggahan Teori Islam Masuk Indonesia abad 13 melalui Pedagang Gujarat
Teori Islam Masuk Indonesia abad 13 melalui pedagang Gujarat adalah tidaklah benar, apabila benar maka tentunya Islam yang akan berkembang kebanyakan di Indonesia adalah aliran Syiah karena Gujarat pada masa itu beraliran Syiah, akan tetapi kenyataan Islam di Indonesia didominasi Mazhab Safi’i.

Sanggahan lain adalah bukti telah munculnya Islam di masa awal dengan bukti Tarikh Nisan Fatimah binti Maimun (1082M) di Gresik.


Masa kolonial
Pada abad ke-17 Masehi atau tahun 1601 kerajaan Hindia Belanda datang ke Nusantara untuk berdagang, namun pada perkembangan selanjutnya mereka menjajah daerah ini. Belanda datang ke Indonesia dengan kamar dagangnya, VOC, sejak itu hampir seluruh wilayah Nusantara dikuasainya kecuali Aceh. Saat itu antara kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara belum sempat membentuk aliansi atau kerja sama. Hal ini yang menyebabkan proses penyebaran dakwah terpotong.

Dengan sumuliayatul (kesempurnaan) Islam yang tidak ada pemisahan antara aspek-aspek kehidupan tertentu dengan yang lainnya, ini telah diterapkan oleh para ulama saat itu. Ketika penjajahan datang, para ulama mengubah pesantren menjadi markas perjuangan, para santri (peserta didik pesantren) menjadi jundullah (pasukan Allah) yang siap melawan penjajah, sedangkan ulamanya menjadi panglima perang. Potensi-potensi tumbuh dan berkembang di abad ke-13 menjadi kekuatan perlawanan terhadap penjajah. Ini dapat dibuktikan dengan adanya hikayat-hikayat pada masa kerajaan Islam yang syair-syairnya berisi seruan perjuangan. Para ulama menggelorakan jihad melawan penjajah Belanda. Belanda mengalami kewalahan yang akhirnya menggunakan strategi-strategi:

• Politik devide et impera, yang pada kenyataannya memecah-belah atau mengadu domba antara kekuatan ulama dengan adat, contohnya perang Padri di Sumatera Barat dan perang Diponegoro di Jawa.
• Mendatangkan Prof. Dr. Snouk Cristian Hourgonye alias Abdul Gafar, seorang Guru Besar ke-Indonesiaan di Universitas Hindia Belanda, yang juga seorang orientalis yang pernah mempelajari Islam di Mekkah. Dia berpendapat agar pemerintahan Belanda membiarkan umat Islam hanya melakukan ibadah mahdhoh (khusus) dan dilarang berbicara atau sampai melakukan politik praktis. Gagasan tersebut dijalani oleh pemerintahan Belanda dan salah satunya adalah pembatasan terhadap kaum muslimin yang akan melakukan ibadah Haji, karena pada saat itulah terjadi pematangan pejuangan terhadap penjajahan.

Di akhir abad ke-19, muncul ideologi pembaruan Islam yang diserukan oleh Jamal-al-Din Afghani dan Muhammad Abduh. Ulama-ulama Minangkabau yang belajar di Kairo, Mesir banyak berperan dalam menyebarkan ide-ide tersebut, di antara mereka ialah Muhammad Djamil Djambek dan Abdul Karim Amrullah. Pembaruan Islam yang tumbuh begitu pesat didukung dengan berdirinya sekolah-sekolah pembaruan seperti Adabiah (1909), Diniyah Putri (1911), dan Sumatera Thawalib (1915). Pada tahun 1906, Tahir bin Jalaluddin menerbitkan koran pembaruan al-Iman di Singapura dan lima tahun kemudian, di Padang terbit koran dwi-mingguan al-Munir.

Demografi
Sebagian besar ummat Islam di Islam berada di wilayah Indonesia bagian Barat, seperti di pulau Sumatera, Jawa, Madura dan Kalimantan. Sedangkan untuk wilayah Timur, penduduk Muslim banyak yang menetap di wilayah Sulawesi, Nusa Tenggara Barat dan Maluku Utara dan enklave tertentu di Indonesia Timur seperti Kabupaten Alor, Fakfak, Haruku, Banda, Tual dan lain-lain.

Pengadaan transmigrasi dari Jawa dan Madura yang secara besar-besaran dilakukan oleh pemerintahan Suharto selama tiga dekade ke wilayah Timur Indonesia telah menyebabkan bertambahnya jumlah penduduk Muslim disana. Untuk pertamakalinya, pada tahun 1990an ummat Kristen menjadi minoritas di Maluku Kebijakan transmigrasi ini, yang telah melebarkan kesenjangan sosial dan ekonomi, mengakibatkan sejumlah konflik di Maluku, Sulawesi Tengah dan sebagian wilayah Papua.


Arsitektur Islam di Indonesia
Islam sangat banyak berpengaruh terhadap arsitektur bangunan di Indonesia. Rumah Betawi salah satunya, adalah bentuk arsitektur bangunan yang banyak dipengaruhi oleh corak Islam. Pada salah satu forum tanya jawab di situs Era Muslim, disebutkan bahwa Rumah Betawi yang memiliki teras lebar, dan ada bale-bale untuk tempat berkumpul, adalah salah satu ciri arsitektur peradaban Islam di Indonesia.

Masjid
Masjid Raya Medan al Ma'shun, adalah salah satu ciri bangunan berarsitektur Islam yang ada di Indonesia

Masjid adalah tempat ibadah Muslim yang dapat dijumpai diberbagai tempat di Indonesia. Menurut data Lembaga Ta’mir Masjid Indonesia, saat ini terdapat 125 ribu masjid yang dikelola oleh lembaga tersebut, sedangkan jumlah secara keseluruhan berdasarkan data Departemen Agama tahun 2004, jumlah masjid di Indonesia sebanyak 643.834 buah, jumlah ini meningkat dari data tahun 1977 yang sebanyak 392.044 buah. Diperkirakan, jumlah masjid dan mushala di Indonesia saat ini antara 600-800 ribu buah.

Pendidikan
Pesantren adalah salah satu sistem pendidikan Islam yang ada di Indonesia dengan ciri yang khas dan unik, juga dianggap sebagai sistem pendididikan paling tua di Indonesia.
Selain itu, dalam pendidikan Islam di Indonesia juga dikenal adanya Madrasah Ibtidaiyah (dasar), Madrasah Tsanawiyah (lanjutan), dan Madrasah Aliyah (menengah). Untuk tingkat universitas Islam di Indonesia juga kian maju seiring dengan perkembangan zaman, hal ini dapat dilihat dari terus beragamnya universitas Islam. Hampir disetiap provinsi di Indonesia dapat dijumpai Institut Agama Islam Negeri serta beberapa universitas Islam lainnya.

Organisasi
Terdapat beberapa organisasi Islam di Islam, di antaranya adalah Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Jamiat Khair sebuah organisasi Islam tempat para ulama dan aktivis bergabung, tempat bermulanya Ahmad Soorkati mengawali karier dakwahnya di Indonesia. Ia diundang secara khusus oleh gerakan ini untuk menjadi pengajar pada berbagai badan pendidikan yang dirintisnya pada tahun 1912. Ia datang dari Sudan, membawa dan mengusung pola pikir rasional dalam berbagai kuliahnya. NU merupakan organisasi Islam terbesar di Indonesia dengan anggota sekitar 35 juta. NU seringkali dikategorikan sebagai Islam tradisional, salah satunya karena sistem pendidikan pesantrennya. Muhammadiyah merupakan organisasi Islam terbesar kedua, dengan anggotanya yang sekitar 30 juta. Muhammadiyah memiliki ribuan sekolah, universitas, dan lembaga pendidikan tinggi serta ratusan rumah sakit di seluruh Indonesia.
Selain ketiga organisasi diatas, di Indonesia juga dikenal adanya Front Pembela Islam, Majelis Mujahidin Indonesia, dan Hizbut Tahrir Indonesia

Politik Islam di Indonesia
Dengan mayoritas berpenduduk Muslim, politik di Indonesia tidak terlepas dari pengaruh dan peranan ummat Islam. Walau demikian, Indonesia bukanlah negara yang berasaskan Islam, namun ada beberapa daerah yang diberikan keistimewaan untuk menerapkan syariat Islam, seperti Aceh.

Seiring dengan reformasi 1998, di Indonesia jumlah partai politik Islam kian bertambah. Bila sebelumnya hanya ada satu partai politik Islam, yakni Partai Persatuan Pembangunan -akibat adanya kebijakan pemerintah yang membatasi jumlah partai politik, pada pemilu 2004 terdapat enam partai politik yang berasaskan Islam, yaitu Partai Persatuan Pembangunan, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Bintang Reformasi, Partai Amanat Nasional, Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Bulan Bintang.

Sumber : id.wikipedia.org/wiki/Islam_di_Indonesia




Wallahu a’lam bishawab (Allah yang Maha Tahu akan kebenarannya)

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui."
(Al-Baqarah : 216)

Semoga bisa mengambil hikmah-Nya. Aamiin.


Salam SUKSES by :



islam, muslim, Moslem, Indonesia, penyebaran agama islam, sejarah islam Indonesia, dakwah, muallaf, masjid, mosque, musholla, partai politik islam, organisasi islam, umat islam, pendidikan islam, nabi Muhammad, sahabat nabi, rukun islam, rukun iman, masjid batam, musholla batam,